INFOTREN.ID - Menteri Transmigrasi (Mentrans), Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyampaikan rasa dukacita yang mendalam menyusul wafatnya mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, almarhum Juwono Sudarsono.

Kepergian Juwono Sudarsono merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya di sektor intelektual dan pertahanan negara yang pernah ia pimpin.

Momen duka cita ini menjadi kesempatan bagi Iftitah Sulaiman untuk mengenang kembali warisan pemikiran dan nasihat penting yang pernah ia terima dari almarhum.

Salah satu pesan krusial yang diingat oleh Mentrans adalah pentingnya pengabdian ilmu pengetahuan demi kemajuan dan kepentingan bangsa dan negara.

Hal ini tercermin dari pernyataan yang disampaikan oleh Iftitah Sulaiman terkait pandangan hidup Juwono Sudarsono selama mengabdi.

"Baktikan ilmu untuk negara," merupakan pesan fundamental yang selalu dipegang teguh oleh almarhum Juwono Sudarsono, kenang Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Pesan tersebut, dilansir dari berbagai sumber, menekankan tanggung jawab moral para cendekiawan dan pejabat publik untuk mengarahkan keahlian mereka demi kepentingan publik yang lebih luas.

Menteri Iftitah Sulaiman Suryanagara secara khusus menyoroti dedikasi Juwono Sudarsono yang melampaui jabatan formal yang pernah diembannya.

Beliau dikenal sebagai sosok yang mendedikasikan seluruh kapasitas intelektualnya untuk memperkuat fondasi pertahanan dan keamanan nasional Indonesia.