iNFOTREN.ID - Bagi masyarakat yang tengah merencanakan pembelian kendaraan di segmen low sport utility vehicle (LSUV), kini perlu menyiapkan anggaran dana yang lebih besar. Pasalnya, memasuki bulan Februari 2026, harga mobil di segmen LSUV terpantau mengalami kenaikan yang cukup signifikan di pasaran.

Berdasarkan pantauan harga di berbagai diler, sejumlah merek yang memasarkan LSUV, baik model lima maupun tujuh penumpang, telah melakukan revisi banderol. Kenaikan harga rata-rata bervariasi, mulai dari Rp 2,5 juta hingga mencapai lebih dari Rp 8 jutaan, tergantung pada model dan varian yang ditawarkan.

Suzuki menjadi salah satu pabrikan yang paling mencolok dalam melakukan penyesuaian harga, terutama untuk model terbarunya, Suzuki Fronx. Kenaikan harga Fronx, khususnya untuk tipe GX dan SGX, mencapai angka yang cukup tinggi, yakni antara Rp 7,3 juta hingga Rp 8,4 juta on the road (OTR) Jakarta.

Sebagai contoh spesifik, Suzuki Fronx GL manual yang sebelumnya dijual Rp 259 juta kini dibanderol menjadi Rp 261,5 juta. Selain Fronx, banderol untuk beberapa varian LSUV andalan Suzuki lainnya, yakni XL7 Hybrid, juga turut mengalami penyesuaian harga yang naik.

Tren kenaikan ini juga diikuti oleh para pemain besar lainnya seperti Daihatsu dan Toyota di segmen LSUV. Daihatsu merevisi harga Rocky dan Terios dengan kenaikan sekitar Rp 2,5 juta untuk setiap varian yang dipasarkan.

Varian termurah LSUV tujuh penumpang Daihatsu Terios kini dipasarkan mulai Rp 248,05 juta, naik dari sebelumnya Rp 245,55 juta OTR Jakarta. Sementara itu, Toyota juga menaikkan harga Raize setelah mendapat penyegaran pada awal tahun 2026, dengan banderol yang kini berada di kisaran Rp 243,5 juta hingga Rp 317,1 juta.

"Penyesuaian harga ini merupakan respons alami terhadap fluktuasi biaya produksi dan logistik yang terus meningkat di awal tahun fiskal," ujar seorang pengamat industri otomotif. Selain merek-merek Jepang, pabrikan lain seperti Honda, Hyundai, Chery, dan Mitsubishi juga terpantau melakukan revisi harga pada produk LSUV mereka, mempertegas tren kenaikan di seluruh segmen.