INFOTREN.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi meluncurkan program inovatif bertajuk "CCTV Jakarta Takeover". Program ini memungkinkan petugas menyampaikan imbauan dan teguran keselamatan lalu lintas secara langsung kepada pengguna jalan melalui pengeras suara yang terintegrasi dengan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah persimpangan strategis.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa program ini memanfaatkan teknologi speaker yang terhubung langsung dengan CCTV untuk menyampaikan pesan edukasi keselamatan secara lebih personal dan cepat.

"Kami memanfaatkan speaker di simpang lalu lintas sebagai media edukasi keselamatan dengan menggandeng kolaborator agar pesan yang disampaikan lebih dekat dengan masyarakat," kata Budi dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Menurut Budi, ini merupakan inisiatif perdana di Jakarta yang mengombinasikan teknologi pengawasan CCTV dengan pengeras suara, diperkuat melalui kolaborasi dengan figur publik untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas.

"Harapannya, cara ini dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebiasaan bersama," ujarnya.

Pada tahap awal peluncuran yang digelar Selasa (7/7/2026), Dishub DKI telah menggandeng kreator konten Anastasia Putri (Mpok Caca) dan komika Yudhabrajamusti untuk menyapa pengendara melalui sistem speaker tersebut.

Saat ini, fasilitas pengeras suara telah terpasang di enam lokasi utama, yaitu Harmoni, Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, Bundaran Senayan, dan Simpang Millenium. Tahap edukasi awal difokuskan di Simpang Millenium, Bank Indonesia, dan Sarinah. Dishub DKI berencana menambah titik pemasangan berdasarkan hasil evaluasi dan survei kebutuhan di lapangan.

Program CCTV Jakarta Takeover ini merupakan bagian dari upaya Dishub DKI untuk membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih kreatif dan interaktif. Selain itu, integrasi teknologi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan berbasis teknologi di ibu kota.

"Ke depan, edukasi melalui speaker di simpang lalu lintas akan terus dilakukan secara rutin oleh petugas Dinas Perhubungan sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat," tutup Budi.