JAKARTA, Infotren.id — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami penurunan signifikan pada pembukaan perdagangan pagi ini. 

Meskipun indeks dolar AS terlihat stabil, rupiah malah mencatatkan angka terlemah sepanjang sejarahnya. Pada pukul 08:50 WIB, rupiah diperdagangkan di level Rp17.230 per dolar AS, mengalami pelemahan tajam sebesar 0,32% dibandingkan dengan posisi kemarin.

Namun, perjalanan rupiah tak berhenti di situ. Dalam waktu singkat, mata uang Indonesia ini kembali meluncur ke angka Rp17.251 per dolar AS, menandakan penurunan lebih lanjut hingga 0,44%. 

Ini adalah kali pertama rupiah tercatat begitu lemah dalam perdagangan yang sudah berlangsung selama lebih dari dua dekade.

Pengaruh Minyak Mentah Terhadap Rupiah Pelemahan rupiah kali ini sebagian besar dipengaruhi oleh lonjakan harga minyak mentah global yang kembali menunjukkan tren positif.