JAKARTA, Infotren.id - Nama Josepha Alexandra atau yang akrab disapa Oca tengah menjadi sorotan publik setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. 

Siswi SMAN 1 Pontianak itu dinilai mampu menunjukkan sikap kritis dan berani menyuarakan keadilan saat jawabannya dianggap salah oleh dewan juri, padahal jawaban serupa dari kelompok lain justru dinyatakan benar.

Di tengah viralnya polemik tersebut, sosok orang tua Josepha Alexandra ikut menjadi perhatian masyarakat. Ayah Oca diketahui bernama Andre Kuncoro. Andre merupakan sosok yang aktif di bidang pemberdayaan masyarakat dan pertanian di Kalimantan Barat. Ia tinggal di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Berdasarkan informasi yang beredar dari akun media sosial pribadinya, Andre Kuncoro memiliki rekam jejak panjang dalam bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Ia pernah bekerja di program PNPM Mandiri Pedesaan pada tahun 2007. 

Selain itu, Andre juga pernah menjabat sebagai Koordinator TPP Kapuas Hulu P3MD di bawah Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi pada tahun 2021.

Tak hanya itu, Andre juga diketahui pernah menjadi Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat di Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Saat ini, ia disebut bekerja sebagai staf ahli pertanian di Lembaga Gemawan. 

Profesi tersebut membuat Andre cukup dikenal dalam bidang pengembangan masyarakat dan pendampingan desa di wilayah Kalimantan Barat.

Di tengah ramainya polemik LCC, Andre Kuncoro memberikan dukungan penuh kepada putrinya. Ia menilai keberanian Oca dalam menyampaikan protes merupakan bentuk pembelajaran penting tentang kejujuran dan keadilan. 

Menurut Andre, menang atau kalah dalam perlombaan bukanlah hal utama, melainkan proses dan keberanian untuk menyuarakan kebenaran.