JAKARTA, Infotren.id - Platform wealth-tech Pluang resmi meluncurkan fitur Saham Indonesia untuk memperluas akses investasi bagi jutaan penggunanya di tanah air. Langkah strategis ini menjadikan Pluang sebagai satu-satunya aplikasi yang mengintegrasikan lebih dari 950 saham Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan berbagai aset global lainnya.

Melalui pembaruan ini, investor kini dapat mengelola saham domestik, saham AS, aset kripto, hingga emas digital dalam satu ekosistem tunggal yang terpadu. Inovasi tersebut hadir sebagai solusi atas tantangan fragmentasi pasar, di mana investor selama ini sering kali harus menggunakan banyak aplikasi berbeda untuk mengelola aset mereka.

Pluang menawarkan berbagai keuntungan menarik, termasuk bonus saldo hingga Rp300.000 bagi pengguna yang menyelesaikan proses top up dan transaksi saham Indonesia. Selain itu, tersedia promo biaya transaksi nol persen guna memastikan hambatan biaya tidak lagi menghalangi investor ritel dalam membangun kekayaan.

Fitur Unified Portfolio juga memungkinkan pengguna melakukan rebalancing aset dari produk global ke pasar domestik secara instan tanpa perlu memindahkan dana antar-platform. Kemudahan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi bagi 13 juta pengguna terdaftar dalam mengelola seluruh portofolio finansial mereka secara praktis.

Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, menyatakan bahwa kehadiran produk ini bertujuan untuk menutup kesenjangan antara pasar modal domestik dan peluang diversifikasi global. Ia menegaskan bahwa infrastruktur ini dibangun agar masyarakat dapat mengelola masa depan finansial mereka hanya dalam satu genggaman.

Peluncuran ini bertepatan dengan momentum pertumbuhan masif investor domestik yang diprediksi menembus angka 20 juta SID pada akhir 2025 mendatang. Peningkatan likuiditas pasar juga diperkirakan akan terjadi signifikan seiring dengan penyesuaian bobot indeks MSCI yang menekankan kriteria free float.

Claudia menambahkan bahwa partisipasi investor ritel akan menjadi penentu utama bagi stabilitas pasar modal Indonesia di masa depan. Pluang berkomitmen menyediakan infrastruktur yang inklusif agar investor baru dapat masuk ke pasar ekuitas domestik secara lebih aman dan efisien.

Seluruh layanan di dalam ekosistem Pluang dipastikan telah memenuhi standar kepatuhan dan keamanan yang ketat dari otoritas terkait. Operasional entitas di bawah Grup Pluang diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bappebti, serta Bank Indonesia (BI).