INFOTREND.ID - Mengendarai kendaraan dalam kondisi cuaca panas ekstrem dan terjebak kemacetan panjang dapat memicu peningkatan temperatur kerja mesin. Pada situasi ini, oli mesin dituntut bekerja lebih keras untuk menjaga pelumasan optimal sekaligus membantu menyerap dan melepaskan panas dari komponen mesin.

Meskipun oli modern telah diformulasikan agar tahan terhadap suhu tinggi, penggunaan dalam kondisi ekstrem secara terus-menerus berpotensi mempercepat penurunan kualitasnya. Ibnu Fajar dari bengkel Berkah Jaya Motor BSD menjelaskan, temperatur kerja yang tinggi secara berkelanjutan dapat menyebabkan sebagian kecil kandungan oli mengalami penguapan. Fenomena ini dikenal sebagai oil evaporation, yang berakibat pada berkurangnya volume oli seiring waktu.

Penurunan volume dan kualitas oli secara signifikan akan mengurangi kemampuannya dalam melumasi, membantu pelepasan panas, membersihkan kotoran, serta melindungi komponen mesin. Kondisi ini dapat meningkatkan gesekan antar komponen mesin, mempercepat keausan, bahkan berujung pada kerusakan yang memerlukan biaya perbaikan lebih besar.

Menjelang musim liburan sekolah, pemeriksaan kondisi oli mesin menjadi langkah penting. Pastikan volume oli masih sesuai standar dan jadwal penggantian oli belum terlewati. Tindakan sederhana ini krusial untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan.