JABAR.INFOTREN.ID - Warga Kota Bandung dan sekitarnya, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Sukasari, perlu mencermati dinamika cuaca hari ini. Berdasarkan pembaruan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari akan dimulai dengan suasana sejuk dan berawan, namun suhu akan meningkat signifikan menjelang tengah hari. Meskipun tidak ada indikasi hujan lebat, tingkat kelembapan yang cukup tinggi terutama di waktu-waktu tertentu menuntut persiapan ekstra bagi aktivitas harian Anda.
Ringkasan Prakiraan Cuaca Terkini:
Kondisi Cuaca Pagi hingga Siang
Memasuki dini hari, suhu udara di area Bandung relatif stabil di kisaran 19°C hingga 20°C dengan kondisi langit yang diselimuti awan tebal (Berawan), disertai kelembapan udara yang sangat tinggi, mencapai 93%. Ini merupakan kondisi khas dataran tinggi yang cenderung lembap sebelum matahari terbit. Memasuki pukul 07:00, langit mulai menunjukkan celah cerah, berubah menjadi Cerah Berawan dengan suhu yang langsung melonjak ke 23°C.
Puncak kehangatan hari ini diperkirakan terjadi pada pukul 13:00 WIB, di mana termometer akan mencapai titik maksimal 28°C. Menariknya, saat suhu mencapai puncaknya, tingkat kelembapan justru tercatat paling rendah, yakni 60%. Ini seringkali menimbulkan persepsi bahwa udara terasa lebih kering di siang hari, padahal ini adalah waktu di mana radiasi matahari paling intens. Bagi masyarakat di Sukasari, aktivitas luar ruangan pada jam ini harus diwaspadai terkait paparan sinar UV.
Prakiraan Sore dan Malam Hari
Transisi menuju sore hari akan membawa sedikit penurunan suhu. Pada pukul 16:00, suhu turun menjadi 24°C dengan kondisi kembali Cerah Berawan. Namun, ketika memasuki waktu Salat Maghrib (sekitar 19:00), awan kembali mendominasi langit dan kelembapan udara meningkat drastis hingga menyentuh 93% lagi.
Suasana malam hari akan terasa cukup sejuk dan lembap. Data menunjukkan pada pukul 22:00, suhu udara diprediksi berada di angka 21°C dengan tingkat kelembapan mencapai rekor tertinggi dalam periode pengamatan, yaitu 94%. Perlu dicatat, mitos bahwa udara yang sangat lembap saat malam hari selalu diikuti hujan deras adalah tidak selalu benar; dalam kasus ini, kondisi awan yang dominan menunjukkan potensi kabut tipis atau udara terasa 'berat' daripada potensi hujan signifikan.