SUBANG, Infotren.id - Sebanyak 160 anak yatim usia sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Subang mengikuti kegiatan Camping Ceria: Nyenengin Anak Langit #6. Acara edukatif bernuansa alam ini berlangsung pada 18–19 April 2026 di Gili-gili Camp dengan penuh keceriaan.

Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muslim yang sehat, cerdas, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial yang tinggi. Panitia berharap pengalaman berkemah ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta optimisme dalam diri anak-anak tersebut.

Keceriaan menyelimuti lokasi saat anak-anak mengikuti berbagai permainan seru yang dipandu oleh instruktur Mas Hendro Kawul. Salah satu momen paling berkesan adalah sesi susur sungai yang melatih keberanian serta kerja sama tim antarpeserta.

Memasuki malam hari, suasana berubah khidmat dengan digelarnya Tabligh Akbar bersama da’i cilik Sayyied Mufty Jabbar Mikayla Al-Habbab. Peserta diajak untuk lebih mencintai agama, menghormati orang tua, dan bersemangat dalam meraih cita-cita masa depan.

Sesi Motivasi Ceria yang dibawakan oleh Ummi Estri turut memberikan dorongan semangat agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi tangguh. Materi ini dirancang untuk menanamkan harapan besar dan kepercayaan diri kepada para peserta yang hadir.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Camat Sagalaherang Drs. Rahmat Hidayat dan Kepala Pelaksana BPBD Subang Udin Jazudin. Kehadiran para tokoh ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap program pembinaan karakter anak yatim.

Dalam sambutannya, para pejabat mengapresiasi inisiatif sosial-edukatif ini karena dinilai mampu memberikan ruang kebahagiaan bagi anak-anak. Direktur Networking Development BWA, Ust. H. Hazairin Hasan, kemudian secara resmi membuka rangkaian kegiatan tersebut.

Kesuksesan Camping Ceria ini terwujud berkat sinergi berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah hingga puluhan komunitas dan lembaga swasta. Dukungan luas dari elemen masyarakat menunjukkan kuatnya solidaritas sosial terhadap kesejahteraan anak-anak yatim di Subang.

Program Nyenengin Anak Langit direncanakan akan terus berlanjut untuk menjangkau lebih banyak anak yatim dan dhuafa di masa mendatang. Fokus utama kegiatan tetap pada pemberian perhatian, kasih sayang, serta pendidikan karakter yang komprehensif.